Orkestra
Simfonik

Alat Musik Tiup Brass

Konduktor Orkestra

Seperti namanya, keluarga alat musik brass adalah alat musik tiup yang terbuat dari bahan kuningan. Keluarga instrumen brass memiliki suara yang sangat dominan karena ia mampu mengeluarkan suara yang sangat keras diantara jajaran alat musik orkestra lainnya.

Berbeda dengan alat musik tiup keluarga woodwind yang memiliki ujung tipis yang disisipkan ke dalam mulut untuk meniupnya, membunyikan alat musik brass adalah dengan cara menempelkan bibir luar pada ujung peniup yang lubangnya sedikit lebar.

Alat musik brass pada dasarnya merupakan sebuah pipa yang sangat panjang, dimana lubangnya melebar pada bagian akhir. Pipa alat musik Brass dibuat meliuk-liuk dalam berbagai bentuk agar pemain dapat lebih mudah memegang dan menggunakannya.

Beberapa alat musik yang termasuk dalam keluarga brass adalah Terompet/Trumpet , French Horn, Trombone dan Tuba.

 

(Klik pada icon Play untuk mendengar bunyi alat musik brass)


Terompet /Trumpet

Siapa yang tidak mengenal Terompet?
Nenek moyang Terompet sudah ada sejak jaman Mesir kuno, yang dibuktikan dari lukisan - lukisan dinding di makam raja-raja Mesir kuno. Terompet kuno terbuat dari bahan perak atau tembaga dengan panjang sekitar 50-60cm. Pada masa itu, Terompet dianggap sebagai sesuatu yang sakral dan hanya dimainkan untuk menyembah dewa Osiris.

Terompet adalah alat musik yang paling kecil di dalam keluarga brass. Ia juga menyumbangkan nada dengan pitch tertinggi diantara anggota keluarga lainnya. Suaranya bisa terdengar kencang dan melengking.

Terompet masa kini terbuat dari bahan kuningan, yang bentuknya memiliki 2 lekukan. Jika lekukan ini dibuat lurus, panjang Terompet bisa mencapai hampir 2 meter.

Umumnya dalam sebuah orkestra terdapat dua hingga empat pemain Terompet.


French Horn

Horn merupakan salah satu alat musik dengan bentuk yang sangat unik diantara alat musik orkestra lainnya. Misalnya, tuts pada Horn dioperasikan oleh tangan kiri dan cara memainkannya dengan posisi terbalik, yaitu dengan corong yang mengeluarkan suara menghadap ke belakang. Horn merupakan salah satu alat musik yang cukup sulit untuk dimainkan.

French Horn, seperti namanya, berasal dari Perancis. Bentuknya yang berlika-liku membuatnya terlihat begitu unik, dan jika seluruh pipa pada French Horn dibuat dalam posisi lurus, maka ia akan berukuran sekitar 550 centimeter panjangnya.

Umumnya dalam sebuah orkestra, akan ada dua hingga delapan pemain French Horn.

Trombone

Trombone adalah alat musik dalam keluarga brass yang berukuran cukup panjang, dan cara memainkannya dengan didorong ke depan dan ditarik ke belakang, berbeda dengan alat musik tiup pada umumnya.

Trombone pada umumnya terbuat dari bahan kuningan yang panjang, dan jika semua lekukannya dibiarkan memanjang, ukuran Trombone dapat mencapai sekitar 275 cm.

Trombone pertama kali diciptakan pada pertengahan abad 15, untuk memenuhi keinginan para komposer dalam menghadirkan nada rendah dalam sebuah orkestra. Walaupun variasi bentuk Trombone berubah-ubah, namun secara konsep dasarnya (didorong dan ditarik) tidak pernah berubah hingga saat ini.

Umumnya dalam sebuah orkestra, terdapat tiga pemain Trombone.

Tuba

Tuba merupakan nada bas dari keluarga alat musik brass. Tuba memiliki ukuran yang sangat besar sebagai alat musik tiup. Corong bagian ujungnya begitu besar dan cara memainkan tuba adalah dengan menggendongnya atau dipangku.

Sebenarnya, diantara semua alat musik dalam orkestra, Tuba mampu menghadirkan nada bas paling rendah dan berat. Ukuran panjang Tuba yang dibuat berlika-liku dapat beraneka ragam dari sekitar 250 cm hingga 550 cm. Semakin panjang ukurannya, semakin rendah nada yang dapat dicapainya.

Umumnya dalam sebuah orkestra, ada hanya satu orang pemain Tuba. Karena itulah, seorang musisi Tuba juga harus memiliki pernapasan yang sangat baik, karena napas yang ia keluarkan membutuhkan tenaga yang cukup kuat agar Tuba dapat mengeluarkan suara yang lantang dan harmonis dengan alat orkestra lainnya.